Faktor Pembentukkan Tanah - Geograph88

Faktor Pembentukkan Tanah

Faktor Pembentukkan Tanah
Tanah merupakan bagian dari litosfer dan menjadi bagian terpenting alam kehidupan. 

Pada dasarnya Tanah berasal dari batuan yang melapuk. Ada 5 faktor utama yang memengaruhi proses terbentuknya suatu tanah yaitu:

1. Batuan Induk
2. Organisme
3. Iklim
4. Topografi
5. Waktu
Tanah

Interaksi diantara 5 faktor tersebut menyebabkan bervariasinya jenis tanah yang tersebar di seluruh penjuru permukaan bumi.

1. Batuan Induk
Mineral dari batuan induk merupakan bahan pembentuk dasar partikel tanah. partikel tanah tersebut berawal dari pelapukan dan erosi alami. 

Air, angin, perubahan suhu, gravitasi, interaksi kimia, organisme dan perbedaan tekanan batuan merupakan faktor yang memecah batuan induk.

Jenis batuan induk dan kondisi lingkungan dimana batuan tersebut melapuk memengaruhi sifat tanah yang terbentuk. 

Misalnya tanah yang terbentuk dari batu granit sering berpasir dan tidak subur sedangkan tanah yang berasal dari batu basalt cenderung subur.

2. Organisme
Pembentukkan tanah dipengaruhi oleh organisme misalnya tanaman, mikroorganisme seperti jamur dan bakteri, serangga, hewan dan manusia. 

Banyak tumbuhan yang hidup di batuan kemudian akarnya memecah batuan. Selain itu mahluk hidup yang mati kemudian terakumulasi bersama tanah akan membentuk bahan organik tanah. 

3. Iklim
Iklim (curah hujan, angin, suhu, lama penyinaran) memengaruhi tingkat pelapukan dan pertumbuhan tanaman. 

 Suhu memengaruhi tingkat pelapukan dan dekomposisi organik. Iklim dingin dan kering akan memperlambat proses dekomposisi sedangkan iklim yang panas dan lembab akan mempercepat proses pelapukan. 

4. Topografi
Ketinggian tempat memengaruhi terhadap proses pembentukkan tanah. Tingkat aliran air, jenis tumbuhan  dan curah hujan yang diterima tiap ketinggian berbeda-beda dan akan berpengaruh terhadap variasi pembentukkan tanah.

5. Waktu
Lamanya batuan induk melapuk memengaruhi terhadap sifat tanah. Tanah merupakan bahan alam yang terus berubah akibat pelapukan dan pencucian yang terus menerus. 

Karena proses pembentukkan tanah yang terus berjalan, maka induk tanah berubah berturut-turut menjadi tanah muda, tanah dewasa dan tua. Baca juga: Piramida penduduk muda, dewasa dan tua

Sumber gambar: disini
close