Perbedaan Pasang Purnama Dan Pasang Perbani

Pasang sumt teijadi akibat adanya gaya tarik matahari dan bulan terhadap bumi. Karena mempunyai jarak yang lebih dekat dengan bumi dibandingkan dengan matahari, maka gaya tarik bulan lebih berpengamh terhadap terjadinya pasang surut air laut. Berdasarkan saat terjadinya, pasang sumt air laut dibedakan menjadi pasang purnama (spring tide) dan pasang perbani (neap tide).

Pasang purnama adalah pasang naik dan pasang sumt yang terjadi pada saat bulan purnama dan bulan bam. Pasang purnama terjadi pada saat posisi bulan-bumi-matahari membentuk garis lums. Pasang perbani adalah pasang naik dan pasang sumt terendah yang terjadi pada waktu bulan dan matahari membentuk sudut 90° (kuarter pertama dan kuarter terakhir). Pada posisi tersebut gaya tarik matahari dan gaya tarik bulan bekerja pada titik tegak lums satu sama lain. Pasang dan sumt air laut ini berlangsung selama periode 12 jam 25 menit. Di beberapa tempat tertentu, tenaga pasang dan sumt air laut dimanfaatkan untuk kepentingan pelayaran. Manfaat pasang sumt air laut antara lain:
  1. untuk sumber energi listrik;
  2. untuk kepentingan militer, temtama dalam mengetahui waktu yang tepat untuk pendaratan amfibi;
  3. sumber pengairan bagi usaha pertambakan;
  4. sumber pengairan bagi usaha pemanfaatan lahan sawah pasang sumt untuk meningkatkan produksi padi.
    Mekanisme terjadinya pasang surut air laut.

0 Response to "Perbedaan Pasang Purnama Dan Pasang Perbani"

Post a Comment