Pengertian, Bentuk Perilaku Menyimpang Di Masyarakat - Geograph88

Pengertian, Bentuk Perilaku Menyimpang Di Masyarakat

Pengertian, Bentuk Perilaku Menyimpang Di Masyarakat
Perilaku menyimpang merupakan perilaku yang tidak sesuai dengan norma dan nilai yang dianut oleh masyarakat atau kelompok. 

Perilaku menyimpang disebut juga nonkonformitas. Perilaku yang tidak menyimpang disebut konformitas yaitu bentuk interaksi seseorang yang berusaha bertindak sesuai dengan norma dan nilai yang berlaku di masyarakat. 

Perilaku menyimpang dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kehidupan sosial dalam masyarakat. 

Menurut penelitian, 70% perilaku manusia memang dibentuk lingkungan. Jika lingkungan tidak baik maka individu di dalamnya akan tidak baik pula. 

Berikut ini beberapa bentuk perilaku menyimpang dalam masyarakat.
Pengertian, Bentuk Perilaku Menyimpang Di Masyarakat
Tawuran adalah perilaku menyimpang dan bodoh
a. Tawuran antar pelajar
Perkelahian pelajar berkaitan dengan krisis moral karena tindakannya berlawanan dengan norma agama atau norma sosial. 

Tujuan perkelahian bukan mencapai nilai posistif melainkan sekedar untuk balas dendam atau pamer kekuatan. Biasanya pelajar berbuat demikian tanpa pikir panjang alias sumbu pendek.

b. Penyimpangan seksual
Penyimpangan seksual ada banyak contoh misalnya homoseksual yaitu suka sesama jenis. Jika pria suka pria maka disebut homosek dan jika bagi wanita disebut lesbian. Pada umumnya kasus homoseksual ini dipengaruhi oleh lingkungan. 

Tindakan tersebut bertentangan dengan nilai agama dan sosial. Hubungan asusila sesama jenis juga sangat berbahaya karena akan menularkan penyakit seks.

c. Hubungan seksual di luar nikah
Hubungan seksual diluar nikah tidak dapat dibenarkan oleh norma sosial, agama dan moral. Hubungan seksual hanya dibenarkan bila pasangan sudah menikah resmi. Kekerasan asusila banyak terjadi karena pengaruh lingkungan dan dorongan nafsu tidak terkendali.

d. Pembunuhan
Pembunuhan adalah kejahatan berat yang tidak berperikemanusiaan. Pembunuhan adalah tindakan kriminal karena menghilangkan nyawa orang lain. Pembunuhan jika direncanakan bisa dituntut hukuman mati atau seumur hidup.

e. Minum minuman keras
Minuman yang mengandung alkohol memiliki efek negataif bagi saraf. Miras akan memicu lahirnya kriminalitas lain mulai dari pencurian, pemerkosaan hingga pembunuhan. 

Orang yang mabuk miras tidak akan bisa mengontrol emosi dan pikiran akan sudah dibawah sadar. Kasus miras pembawa petaka banyak terjadi di Indonesia saat ini yang membunuh banyak orang. 

f. Narkotika
Penyalahgunaan narkotika adalah menggunakan zat aditif yang tidak sesuai penggunaan semestinya. Kejahatan narkotika kini menjadi ancaman nyata, besar dan sangat berbahaya bagi keutuhan bangsa Indonesia. 

Narkotika bisa membuat orang ketagihan dan sulit untuk sehat kembali. Contoh narkotika adalah ganja, ekstasi, sabu dan morphin.
close