Soal KSK Geografi 2020 + Pembahasan (41-45) - Geograph88
News Update
Loading...

April 03, 2020

Soal KSK Geografi 2020 + Pembahasan (41-45)

Halo kawan-kawan masih tetap semangat kan belajar geografinya?. 

Kali ini kita akan lanjut lagi untuk bahas kunci jawaban soal KSK Geografi 2020 nomor 41-45. Materi pada soal ini terkait biosfer dan hidrosfer. 

Jangan lupa share blognya ke teman-teman lainnya.
Pembahasan KSK Geografi 2020
41. Dalam rantai makanan, terdapat beberapa tingkatan spesies yang terlibat, mulai dari autotrof sampai ke karnivora. Spesies autotrof adalah:
a. Spesies yang mampu memproduksi makanan sendiri
b. Spesies yang mampu mencari makanan sendiri
c. Spesies yang mampu memanfaatkan species lain untuk dijadikan makanannya
d. Spesies yang tidak akan dimakan oleh species lainnya
e. Spesies yang mampu memakan daging atau tumbuhan sebagai makanannya

Kunci
Organisme yang termasuk dalam autotrof atau yang bisa menghasilkan makanan sendiri adalah vegetasi. Sementara organisme yang tidak bisa menghasilkan makanan sendiri dinamakan heterotrof. Heterotrof membutuhkan senyawa organik kompleks dari hewan atau tanaman lainnya. Senyawa tersebut contohnya karbon dan nitrogen.

42. Tipe pencemaran lingkungan dapat diklasifikasikan berdasarkan jenis pencemarnya, yaitu
pencemar biologi, kimia dan fisik. Contoh pencemar kimia adalah:
a. pupuk
b. daun dan ranting pohon 
c. sampah plastik
d. bakteri berbahaya  
e. sedimen tersuspensi 

Kunci
Bahan pencemar kimia berasal dari senyawa-senyawa yang memiliki kandungan kimia seperti pupuk. Penggunaan pupuk berlebihan terutama pupuk buatan akan berdampak pada pencemaran terutama pencemaran tanah.

43. Perhatikan gambar di bawah ini!
Arus laut
Perhatikan sirkulasi arus global pada peta dunia di atas ini. Penyebab perputaran arah sirkulasi yang terjadi di belahan bumi utara dan selatan berbeda arah adalah:
a. arah tiupan angin di atmosfer
b. adanya daratan diantara lautan di dunia
c. revolusi bumi mengelilingi matahari
d. perbedaan kedalaman laut
e. rotasi bumi

Kunci
Sirkulasi air laut pada gambar memiliki pola yang disebabkan oleh rotasi bumi. Rotasi bumi menghasilkan efek pembelokan atau Efek Coriolis. Efek Coriolis adalah efek pembelokan pada sebuah benda berputar. Sirkulasi ini terjadi bukan hanya terhadap air namun sistem angin global.

44. Presipitasi, infiltrasi, evaporasi, transpirasi, intersepsi, dan aliran permukaan adalah beberapa faktor yang diperhitungkan dalam siklus hidrologi atau siklus air. Dalam memperhitungkan
jumlah air tanah, faktor yang merupakan input atau masukan ke dalam sistem air tanah adalah:
a. infiltrasi  
b. evaporasi 
c. transpirasi
d. aliran permukaan
e. intersepsi

Kunci
Udah jelas yang namanya proses masuknya air ke dalam sistem air tanah melalui pori batuan dinamakan infiltrasi. Infiltrasi pada suatu daerah berbeda-beda disebabkan berbagai faktor mulai dari jenis tanah, tingkat porositas, kelembaban tanah hingga tutupan vegetasi.

45. Pembudidayaan ikan di laut dapat memberikan dampak negatif terhadap lingkungan di sekitarnya antara lain akibat limbah dan unsur hara berlebih yang ditimbulkannya. Salah satu faktor lingkungan yang harus diperhitungkan dalam penentuan lokasi serta daya tampung dari budidaya ikan di laut adalah arus laut. Menurut Saudara, yang bukan peranan arus dalam budidaya ikan di laut adalah:
a. pembawa polutan
b. pembawa oksigen terlarut
c. pembawa unsur hara
d. pengatur temperatur air
e. pengatur perkembangbiakan

Kunci
Arus laut tidak memengaruhi perkembangbiakan ikan di laut karena sifat arus laut itu statis hanya terjadi pergerakan massa air saja dan tidak bisa mengatur jumlah perembangbiakan ikan. Arus mungkin bisa membawa polutan, oksigen, unsur hara dan mengatur suhu lautan karena efek termohalin.

Lanjut>>>Soal No 46-50
Mau pembahasan KSK Kebumian juga?. Cek link berikut ini: Pembahasan KSK Kebumian 2020
Baca Juga

Share with your friends

Give us your opinion
Notification
Jangan lupa follow dan subscribe blog dan chanel guru geografi ya.
Done
close