Dinamika Atmosfer: Pengertian, Ciri, Gas, Lapisan, Cuaca, Iklim - Geograph88

Dinamika Atmosfer: Pengertian, Ciri, Gas, Lapisan, Cuaca, Iklim

Dinamika Atmosfer: Pengertian, Ciri, Gas, Lapisan, Cuaca, Iklim

Bumi kita diselubungi sebuah lapisan yang bernama atmosfer. Atmosfer adalah rumah dari berbagai macam gas yang sangat vital bagi tebentuknya kehidupan di bumi. Keberadaan udara dalam lapisan atmosfer sangatlah penting bagi kehidupan manusia dan mahluk hidup lainnya terutama untuk bernafas.

Atmosfer juga berfungsi sebagai payung atau pelindung kehidupan di bumi yang memiliki sifat tidak berwarna, tidak berbau, dan berwujud, dan fleksibel. Di dalam atmosfer terdiri banyak unsur gas antara lain nitrogen (N₂), oksigen (O2), argon (Ar), dan karbondioksida (CO₂) sebagai unsur utama dan unsur lainnya seperti Neon (Ne), Helium (He), Ozon (O₃), Hidrogen (H₂), Krypton (Kr), Metana (CH₄), dan Xenon (Xe). 

Lapisan atmosfer tersebar berbeda baik secara vertikal maupun ke ara horisontal. Secara vertikal, lapisan atmosfer terdiri dari lapisan troposfer, stratosfer, mesosfer, dan thermosfer. Selain itu ada ionosfer, dan eksosfer. 

Persebaran kondisi atmosfer secara horisontal hanya berada pada lapisan troposfer dan keadaannya berbeda-beda antara satu tempat dengan tempat lainnya. Perbedaannya mengakibatkan perbedaan gejala cuaca dan iklim di permukaan bumi. 

Cuaca adalah suatu keadaan udara pada suatu saat di suatu tempat, yaitu keadaan berdasarkan gejala suhu, tekanan udara, kelembaban, angin, dan curah hujan. Unsur cuaca lainnya seperti sinar matahari, keadaan awan, gejala halilintar, pelangi, halo. Sedangkan iklim adalah suatu keadaan umum kondisi cuaca yang meliputi daerah yang luas dan merupakan hasil-hasil pengamatan dan pencatatan unsur cuaca selama 30 tahun.

Cuaca mempengaruhi peradaban manusia
 Indikator utama perbedaan cuaca dan iklim adalah waktu. Dalam skala ruang kecil terdapat juga istilah iklim mikro. Iklim mikro adalah kondisi iklim pada wilayah relatif sempit yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti topografi, vegetasi, kondisi bangunan hingga perairan. 

Contohnya di Gunungkidul terdapat Gua Karst Jomblang yang di dalamnya terbentuk iklim mikro karena isolasi wilayah. Berbagai vegetasi dan mahluk hidup unik menghuni wilayah tersebut sebagai akibat iklim mikro yang terbentuk di gua tersebut.

close