Geograph88: Geografi Ekonomi | Berbagi Pengetahuan Kebumian
Pengertian Produksi Barang dan Jasa

Pengertian Produksi Barang dan Jasa

Setiap hari kita menggunakan barang-barang kebutuhan tertentu untuk menunjang aktivitas. Nah darimana asalnya barang-barang tersebut?.

Jawabannya adalah kegiatan produksi. Dalam pengertian sehari-hari, produksi sering diartikan sebagai kegiatan menghasilkan barang-barang.

Saat membicarakan produksi maka dalam benak kita akan terbayang sebuah pabrik yang sedang merakit mobil, komputer, mesin dan barang lainnya.

Pembuatan barang-barang tadi hanya sebagian kecil dari kegiatan produksi. Dalam ekonomi, pengertian produksi tidak hanya sekedar menghasilkan barang tapi maknanya lebih luas lagi.

Menggali batu dari perut bumi lalu diangkut ke lokasi pembangunan gedung adalah contoh produksi juga. Memecahkan batu di sungai kemudian digunakan untuk cor atau jalan raya termasuk kegiatan produksi juga.

Kedua contoh tadi dapat menjelaskan bahwa kegiatan produksi akan muncul bahan atau benda lain yang lebih siap atau lebih berguna bagi pemenuhan kebutuhan hidup. Oleh sebab itu produksi diartikan sebagai kegiatan menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.

Kegiatan menambah nilai guna benda dan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang sementara kegiatan menambah nliai suatu benda tanpa merubah bentuknya disebut produksi jasa.
Penambang belerang di kawah Ijen
1. Produksi barang
Produksi barang dibedakan menjadi produksi barang konsumsi dan produksi barang modal. Barang konsumsi adalah barang yang siap untuk dikonsumsi. Barang modal adalah barang yang dipergunakan untuk menghasilkan barang berikutnya. Jadi barang modal tidak dapat digunakan secara langsung untuk memenuhi kebutuhan.

2. Produksi jasa
Produksi jasa juga dapat dibedakan atas jasa yang langsung dapat memenuhi kebutuhan dan jasa yang tidak secara langsung memenuhi kebutuhan. Filam, perawatan dokter, pendidikan guru, pagelaran musik atau pertunjukkan sulap adalah contoh produksi jasa yang langsung memenuhi kebutuhan. 

Sementara itu pengangkutan, pergudangan dan perbankan merupakan contoh produksi jasa yang secara tidak langsung memenuhi kebutuhan.

Nah itulah perbedaan mendasar konsep produksi barang dengan produksi jasa. Sekarang kalian udah tahu kan bedanya.
Dampak Positif dan Negatif Inflasi Ekonomi

Dampak Positif dan Negatif Inflasi Ekonomi

Inflasi adalah fenomena ekonomi yang umum terjadi pada sebuah negara tak terkecuali Indonesia. Inflasi tidak selalu berdampak buruk bagi perekonomian negara.

Inflasi yang terkendali justru dapat meningkatkan kegiatan perekonomian suatu negara. Berikut ini adalah dampak yang ditimbulkan dari inflasi terhadap kegiatan ekonomi masyarakat:

1. Dampak inflasi terhadap pendapatan 
Inflasi dapat mengubah pendapatan masyarakat perubahan dapat bersifat menguntungkan atau merugikan. Pada beberapa kondisi (kondisi inflasi lunak), inflasi dapat mendorong perkembangan ekonomi. Inflasi dapat mendorong para pengusaha memperluas kegiatan produksinya. 

Dengan demikian akan tumbuh kesempatan kerja baru sekaligus bertambahnya pendapatan warga negara. akan tetapi bagi masyarakat yang berpenghasilan tetap inflasi akan menyebabkan mereka mengalami kerugian karena penghasilan yang tepat jika ditukarkan dengan barang dan jasa maka akan semakin sedikit nilainya.

2. Dampak inflasi terhadap ekspor
Pada keadaan inflasi daya saing untuk barang ekspor berkurang. berkurangnya daya saing terjadi karena harga barang ekspor semakin mahal. 

Inflasi dapat menyulitkan para eksportir dan negara. negara mengalami kerugian karena daya saing barang ekspor pun berkurang, yang mengakibatkan jumlah penjualan berkurang dampaknya adalah pendapatan negara atau devisa juga akan semakin mengecil.

3. Dampak inflasi terhadap minat menabung
Pada masa inflasi pendapatan riil para penabung akan berkurang karena jumlah bunga yang diterima pada kenyataannya berkurang dikarenakan laju inflasi. Contohnya bulan Januari tahun 2015 seseorang menyetor uangnya ke bank dalam bentuk deposito 1 tahun. 

Deposito tersebut menghasilkan bunga sebesar 15 pertahun contohnya gila tingkat inflasi sepanjang Januari 2015 sampai Januari 2016 cukup tinggi katakanlah 11%, maka pendapatan dari uang yang didepositokan tinggal 4% saja akibatnya minat orang untuk menabung akan berkurang.

4. Dampak inflasi terhadap harga pokok
Keadaan inflasi dapat menyebabkan penghitungan untuk menetapkan harga pokok dapat terlalu kecil atau bahkan terlalu besar. 

Oleh karena persentase dari inflasi tidak teratur, kita tidak dapat memastikan berapa persen inflasi untuk masa tersebut. 

Akibatnya penetapan harga pokok dan harga jual sering tidak tepat. Keadaan inflasi ini dapat menghancurkan perekonomian terutama untuk produsen.
Inflasi bisa berdampak positif dan negatif
Berikut dampak positif inflasi:
Pengaruh  positif  inflasi terjadi  apabila  tingkat  inflasinya masih  rendah yaitu   masih  berada pada persentase tingkat bunga kredit yang berlaku, misalnya pada saat itu tingkat bunga kredit  15%  per  tahun  dan  tingkat  inflasi  5%.  

Bagi  negara  maju,  inflasi  seperti  ini  akan mendorong kegiatan ekonomi dan pembangunan. Hal ini terjadi karena pengusaha atau wirausahawan  di  negara  maju  dapat  memanfaatkan  kenaikan  harga  untuk  berinvestasi, memproduksi, dan menjual barang maupun jasa.

Berikut dampak negatif inflasi:
1. Mendorong penanaman modal spekulatif, contohnya membeli tanah, rumah atau emas yang harganya relatif stabil.

2. Tingkat bunga meningkat sehingga investasi menurun.Untuk menghindari  kemerosotan  nilai  uang  dari  modal  yang  dipinjamkan,  bank  akan cenderung  menaikkan  suku  bunga  pinjaman.  Jika  tingkat  inflasi  tinggi  maka  suku bunga akan tinggi sebagai bagian dari kebijakan moneter. Hal ini dapat menyebabkan berkurangnya penanaman modal untuk membuka usaha-usaha produktif.

3. Menimbulkan ketidakpastian keadaan ekonomi di masa depan. Tingkat inflasi yang tergolong  cukup  parah  dan  gagal  dikendalikan  pemerintah  akan  berdampak  pada ketidakpastian  perekonomian,  misalnya  konsumen  akan  cenderung  melakukan penimbunan barang karena takut barang tidak tersedia dengan cukup, sedangkan produsen akan sulit menentukan besaran biaya produksi karena harga bahan baku yang berfluktuasi.

4. Menimbulkan masalah pada neraca pembayaran. Inflasi yang terjadi di dalam negeri menyebabkan barang-barang impor cenderung lebih murah. Hal ini tentunya akan berpengaruh  pada  defsit  neraca  pembayaran  dan  merosotnya  nilai  mata  uang dalam negeri.

Dampak inflasi bagi individu masyarakat:
1. menurunkan angka kesejahtaeraan.
2. memperlebar kesenjangan distribusi pendapatan.
3. turunnya nilai rill tabungan dan pinjaman.
4. turunnya pendapatan rill bagi penduduk berpendapatan tetap.
5. angka kemiskinan bertambah
Pengertian dan Ciri Sistem Ekonomi Syariah

Pengertian dan Ciri Sistem Ekonomi Syariah

Ekonomi syariah adalah salah satu dari 8 cabang ilmu ekonomi dan saat ini berkembang pesat digunakan dalam kehidupan masyarakat.

M.A. Mannan mengartikan ilmu ekonomi syariah sebagai suatu ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai Islam. Jadi aturan dalam ekonomi syariah diambil dari ajaran Islam.

Apakah ekonomi syariah ditujukan hanya kepada orang Islam saja?. Tentu tidak, karena Islam membolehkan umatnya untuk bertransaksi atau melakukan kegiatan ekonomi dengan umat lainnya.
Ciri-ciri ekonomi syariah
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Syariah
Setidaknya terdapat 5 hal yang menjadi ciri ekonomi syariah yaitu sebagai berikut:

1. Kepemilikan faktor-faktor produksi
Kepemilikan perorangan atas faktor-faktor produksi berlaku namun pemanfaatannya harus sesuai dengan amanah Al Quran atau aturan Allah SWT.

2. Sistem rangsangan
Dalam ekonomi syariah rangsangan utama bukan materi, duniawi, jumlah harta melainkan aspek spiritual, moral Islami dimana manusia selalu harus bermanfaat bagi manusia lain. Tidak ada yang boleh dirugikan dalam sistem ekonomi syariah.

3. Alokasi sumber daya
Negara harus berperan dalam menanggulangi kemiskinan dan orang terlantar. Oleh sebab itu ekonomi syariah berperan mengendalikan kerakusan individu sehingga kesejahteraan sosial dapat ditingkatkan.

Campur tangan negara ini bisa dalam bentuk kontrol langsung atau tidak langsung atas perekonomian. Kontrol langsung ekonomi contohnya kebijakan distribusi pendapatan. Kontrol tidak langusng misalnya kebijakan pajak dan pengeluaran pemeriintah.

4. Jaminan sosial
Keadilan sosial sangat penting dalam perwujudan tujuan negara sesuai Pancasila. Pendapatan masyarakat golongan bawah perlu ditingkatkan dan golongan atas dikontrol agar tidak semakin menguasai sumber daya tanpa batas.

5. Penghapusan riba dan pelaksanaan zakat
Penghapusan riba dalam ekonomi syariah bukan hanya merubah bunga menjadi bagi hasil tapi lebih dari itu adalah membentuk suatu sistem perekonomian yang berorientasi kesejahteraan yang berkeadilan.

Zakat mewakili filsafat Islam yang egaliter. Zakat berfungsi mendistribusikan kekayaan lebih dari masyarakat mampu kepada kelompok yang tidak mampu atau berhak.
Karakteristik Utama Pusat Pertumbuhan

Karakteristik Utama Pusat Pertumbuhan

Pusat pertumbuhan adalah suatu wilayah yang ditunjuk sebagai suatu pusat kegiatan dan pembangunan sehingga diharapkan akan memicu pertumbuhan ke wilayah sekitarnya.

Francois Peroux, ekonom Perancis memberikan kontribusi dalam ilmu ekonomi dan regional yaitu terkait teori kutub pertumbuhan. Ia pada awalnya mengamati bahwa pertumuhan tidak muncul bersamaan dan memiliki dampak berbeda.

Tempat pertumbuhan terjadi di tempat yang disebut pusat atau kutub pertumbuhan (growth pole) dan memiliki pengaruh ke daerah sekitarnya.

Menurut Perroux, suatu lokasi industri dapat dikategorikan sebagai kutub pertumbuhan jika industri tersebut berperan sebagi unit pendorong. Unit pendorong memiliki dimensi ekonomi sebuah kutub pertumbuhan.

Industri pendorong dapat dipahami sebagai pusat kegiatan ekonomi yang bertindak sebagai sumber ekonomi dan pembeda invoasi.

Lokasi kutub pertumbuhan atau pusat pertumbuhan memiliki sebuah kekuaran yang menularkan ekonomi ke wilayah belakang. Disamping itu pusat pertumbuhan juga memiliki efek pencucaian (backwash) daerah belakang.
Ilustrasi pusat pertumbuhan dan perkembanganya
Ada empat karakteristik utama suatu pusat pertumbuhan yaitu:
1. Ada sekelompok kegiatna ekonomi terkonsentrasi pada suatu area seperti perkotaan, pusat tambang, pekebunan, pertanian atua perdagangan.
2. Konsentrasi kegiatan ekonomi tersebut mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang dinamis seperti peningkatan kegiatna produksi, lapangan kerja dan income masyarakat.
3. ada keterkaitan input dan output yang kuat antar kegiatan ekonomi pada pusat tersebut.
4. Dalam kelompok ekonomi tersebut ada sebuah industri induk yang mendorong pengembangan ekonomi pada kutub pertumbuhan. Industri induk ini bisa bertipe industri hulu atau hilir.

Kehadiran industri pendorong akan memicu urbanisasi masif sehingga peluang terbentuknya industri sekunder sangat besar. Orang datang untuk bekerja di pabrik pasti membutuhkan perumahan, kost, makanan, minuman, jasa cuci dan lainnya. Inilah multiplier effect dari kutub pertumbuhan.
Garis Besar Pembagian Ilmu Ekonomi

Garis Besar Pembagian Ilmu Ekonomi

Semua orang pasti memerlukan ilmu ekonomi agar dapat mengelola keuangan rumah tangga dengan baik.

Manajemen rumah tangga yang baik akan membuat keluarga semakin sejahtera dan tidak jatuh ke dalam jurang kemisikinan.

Saat ini banyak keluarga yang kaya tapi tidak memiliki ilmu ekonomi mumpuni sehingga jatuh miskin.

Berikut ini garis besar pembagian ilmu ekonomi:
1. Ilmu ekonomi moneter
Ilmu ekonomi moneter adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas tentang uang, perbankan dan lembaga keuangan lainnya. Berbagai aspek yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan hal terkait seperti inflasi, jumlah uang beredar dan tingkat suku bunga dibahas dalam ekonomi moneter.

2. Ilmu ekonomi industri
Ilmu ekonomi industri adalah cabang ilmu ekonomi yang memfokuskan bahasan pada interaksi berbagai perusahaan dalam suatu industri. Interaksi tersebut dapat berpa persiangan usaha, kinerja perusahaan, atau kartel. Pembahasan pada cabang ilmu ekonomi ini termasuk dalam lingkup ekonomi mikro.

3. Ilmu ekonomi internasional
Ilmu ekonomi internasional adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas seputar kegiatan perekonomian antar bangsa dan antar negara. Kegiatan perekonomian tersebut dapat berupa transaksi perdagangan antar negara, aliran investasi antar negara dan neraca pembayaran.

4. Ilmu ekonomi publik
Ilmu ekonomi publik adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas tentang kebijakan pemerintah dalam perekonomian. Hal yang dibahas seputar APBN, APBD, utang pemerintah, pajak dan retribusi.

5. Ilmu ekonomi regional
Ilmu ekonomi regional adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas terkait ekonomi antar wilayah dan proses perkembangan suatu wilayah.
Ekspor impor bagian dari ekonomi regional
6. Ilmu ekonomi sumber daya alam
Ilmu ekonomi SDA adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas masalah dan alokasi sumber daya alam yang optimal menurut ekonomi. Pokok bahasan pada ilmu ekonomi ini diantaranya adalah eksternalitas positif dan negatif.

7. Ilmu ekonomi sumber daya manusia
Ilmu ekonomi SDM adalah cabang ilmu ekonomi yang membahas faktor produksi tenaga kerja. Pembahasan pada cabang ini antara lain adalah masalah pengangguran, upah minimum, dan tingkat pendidikan calon tenaga kerja.

8. Ilmu ekonomi syariah
Ilmu ekonomi syariah bertujuan menerapkan ekonomi berlandaskan prinsip Islam. Pokok pembahasan dalam cabang ilmu ekonomi adalah prinsip bagi hasil, penghapusan riba dan zakat.
Pengertian Ilmu Ekonomi Berbagai Ahli

Pengertian Ilmu Ekonomi Berbagai Ahli

Ekonomi adalah salah satu rumpun ilmu sosial yang penting dipelajari manusia. Kata ekonomi berasal dari bahasa Yunani oikonomia artinya manajemen rumah tangga.

Secara kata adalah oikos artinya keluarga atau rumah tangga dan nomos adalah peraturan, aturan atau hukum. Oikonomia adalah aturan masyarakat sebagai hukum kodrat yang menetapkan rumah tangga yang baik.

Tanpa ekonomi maka rumah tangga manusia atau negara akan berantakan. Ekonomi berkaitan dengan bagaimana rumah tangga menggunakan dana terbatas dengan hati-hati.

Itulah mengapa menteri ekonomi negara akan sangat hati-hati mengelola dana masyarakat agar bisa benar-benar bermanfaat bagi rakyat.
Pengertian ekonomi 
Para ahli lain kemudian mengembangkan definisi ekonomi yaitu sebagai berikut:

1. Adam Smith mengatakan ekonomi adalah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara.
2. J. B Saya mengatakan bahwa ekonoi adalah suatu kajian tentang peraturan yang bisa menentukan kekayaan.
3. J.S Mill mengatakan ekonomi adalah ilmu praktis tentang produksi dan distribusi kekayaan.
4. Alfred Marshall mengatakan ekonomi adalah ilmu studi tentang umat manusia dalam usaha mengkaji bagian dari tindakan individu dan sosial yang paling dekat dengan pencapaian dan penggunaan kesejahteraan sosial.
5. Penson mengatakan ekonomi adalah ilmu kesejahteraan material.
6. Lionel Robbins mengatakan ekonomi adalah ilmu mempelajari perilaku manusia sebagai kaitan antara tujuan dan sarana yang langka yang memiliki banyak alternatif kegunaan.
7. Richard G. Lipsey mengatakan ekonomi adalah ilmu yang mempelajari pemanfaatan sumber daya yang langka untuk memenuhi keinginan manusia yang tidak terbatas.
8. N. Gregory Mankiw mengatakan bahwa ilmu ekonomi adalah studi tentang cara masyarakat mengelola sumber-sumber daya yang langka.
9. Robert B. Ekulend Jr dan Robert D. Tollison mengatakan ekonomi adalah ilmu yang mempelajari cara individu dan masyarakat yang memiliki keinginan yang tidak terbatas memilih dan mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memuaskan keinginan mereka.
10. Paul. A. Samuelson mengatakan ekonomi adalah suatu studi tentang cara orang-orang dan masyarakat membuat pilihan, dengan atau tanpa menggunakan uang dalam menggunakan sumber daya produksi yang terbatas tetatpi dapat dipergunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai cara komoditas dari waktu ke waktu dan mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi saat ini atau di masa datang kepada berbagai orang atau kelompok dalam masyarakat.
Ciri-Ciri Pusat Pertumbuhan Wilayah

Ciri-Ciri Pusat Pertumbuhan Wilayah

Wilayah di bumi sang bermacam-macam namun tidak semuanya bisa menjadi sebuah pusat pertumbuhan.

Pusat pertumbuhan adalah konsep keruangan dimana tarikan suatu titik berpengaruh pada titik lain disekitar titik pusat. Pusat pertumbuhan adalah fenomena keruangan alami di era globalisasi.

Wilayah pertumbuhan adalah wilayah yang identik dengan kegiatan industri dan perdagangan/bisnis. Suatu wilayah dapat memiliki satu atau beberapa kota besar sebagai pusat pertumbuhan yang di dalamnya terdapat berbagai kegiatan, baik kegiatan komersial maupun kegiatan pelayanan publik. Keuntungan dari berbagai kegiatan di pusat pertumbuhan diharapkan dapat tersebar ke wilayah sekitarnya.

Pusat pertumbuhan sengaja dirancang secara khusus agar dapat memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekitarnya dalam upaya pengembangan wilayah.

Akan tetapi pusat pertumbuhan harus disebar di beberapa pulau agar tidak tidak terjadi urbanisasi yang tersentralisasi yang bisa memicu kepadatan penduduk berlebih.
Pusat pertumbuhan semakin banyak muncul di Indonesia
Konsep dasar dari teori pusat pertumbuhan adalah usaha untuk mengembangkan suatu tipologi ruang ekonomi sebagai suatu kekuatan yang terdiri atas pusat-pusat yang memiliki kemampuan untuk menarik kegiatan ekonomi di sekitarnya.

Ada beberapa ciri pusat pertumbuhan yaitu:
1. Adanya keterkaitan antara kegiatan ekonomi yang mendorong pertumbuhan satu sam lain. Contohnya pertumbuhan ekonomi akan memengaruhi pertumbuhan sektor perbankan. Atau kegiatan industri yang pesat memicu banyaknya pengembang membangun kost-kostan atau perumahan disekitar industri.

2. Adanya unsur pengganda (multiplier effect) yang diciptakan oleh sektor-sektor yang saling terkait dan saling mendukung. Contoh multiplier effect adalah pembangunan industri batu membutuhkan para pekerja konstruksi yang membutuhkan layanan catering dan pendidikan. Permintaan bahan pangan yang tinggi akan menguntungkan bagi petani lokal karena hasil produksinya terserap.

3. Ada konsentrasi geografis dari berbagai sektor atau fasilitas yang menyebabkan efisiensi biaya dan meningkatkan daya tarik pusat pertumbuhan. Contohnya orang yang datang ke pusat pertumbuhan bisa mendapatkan berbagai macam kebutuhan di lokasi yang berdekatan sehingga hemat waktu, biaya dan tenaga. Dalam satu blok ruko atua pasar kita bisa menjumpai semua barang kebutuhan masyarakat.

4. Mendorong pertumbuhan daerah belakang untuk mengembangkan diri. Contohnya wilayah industri pasti butuh bahan baku dari wilayah belakang dan menyediakan kebutuhan pekerja proyek. Dengan demikian daerah belakang atau pinggiran akan tumbuh dan menjadi penyokong wilayah inti. Bahkan suatu saat wilayah pinggiran bisa menyaingi wilayah inti karena lahan di kawasan inti yang sudah sempit.
Pengertian, Peran, Instrumen Kebijakan Fiskal Ekonomi

Pengertian, Peran, Instrumen Kebijakan Fiskal Ekonomi

Kebijakan  fiskal  adalah  kebijakan  yang  dilakukan  pemerintah  dengan  jalan  mengatur penerimaan dan pengeluaran negara.

 Kebijakan ini dilakukan pemerintah guna mengatasi berbagai  persoalan  pembangunan  dalam  suatu  negara.  Dengan  kata  lain,  instrumen kebijakan  fiskal  adalah  Anggaran  Pendapatan  dan  Belanja  Negara  (APBN).

Berdasarkan unsur APBN, hanya pembelanjaan atau pengeluaran negara serta pajak yang dapat diatur oleh pemerintah melalui kebijakan fisskal.

Sebagai contoh, apabila perekonomian nasional mengalami  in flasi,  pemerintah  dapat  mengurangi  kelebihan  permintaan  masyarakat dengan memperkecil pembelanjaan dan/atau menaikkan pajak agar tercipta kestabilan.

Tujuan  utama  kebijakan  fiskal  untuk  mencegah  pengangguran  dan  menstabilkan  harga melalui  penggerakkan  pos  penerimaan  dan  pengeluaran  dalam  APBN. 

Dengan  makin kompleksnya  struktur  ekonomi  perdagangan  dan  keuangan,  makin  rumit  pula  cara penanggulangan in asi. Adapun jenis kebijakan fiskal adalah sebagai berikut.

a. Ekspansif    adalah    implementasi    kebijakan    dengan    menaikkan    pengeluaran pemerintah dan menurunkan penerimaan pajak.
b. Kontraktif   adalah   implementasi   kebijakan   dengan   menurunkan   pengeluaran pemerintah dan menaikkan penerimaan pajak.

Dewasa  ini  pemerintah  mengadakan  deregulasi  dan  debirokratisasi  di  berbagai  bidang dengan tujuan memperbaiki keadaan perekonomian agar tercapai tingkat perekonomian yang  baik  di  antaranya  pencapaian  pertumbuhan  ekonomi,  meningkatkan  kesempatan kerja,  dan menanggulangi  inflasi.

Dapat  disimpulkan,  instrumen  kebijakan  fiskal  berupa sistem  perpajakan  dan  politik  anggaran  merupakan  instrumen  yang  digunakan  dalam memengaruhi arah ekonomi.

Kebijakan   fiskal   merupakan   kebijakan   yang   memainkan   peranan   penting   dalam memengaruhi arah kebijakan ekonomi. Peran ini dapat dilihat dari empat fungsi kebijakan fiskal sebagai berikut:
Pajak salah satu instrumen kebijakan fiskal

a. Fungsi Alokasi
Fungsi utama kebijakan fiskal untuk menentukan dengan tepat cara dana akan dialokasikan. Hal ini erat kaitannya dengan masalah perpajakan dan pengeluaran karena alokasi dana bergantung pada pengumpulan pajak dan pemerintah dalam menggunakan pendapatan untuk   tujuan   tertentu.   Anggaran   nasional   menentukan   cara   dana   dialokasikan.

Ini berarti  jumlah  uang  tertentu  dari  dana  disisihkan  untuk  tujuan  khusus  yang  ditetapkan pemerintah. Hal ini berdampak lansung pada ekonomi negara.

b. Fungsi Distribusi
Fungsi   alokasi   untuk   menentukan   banyaknya   yang   akan   disisihkan   dan   tujuannya. Sementara  itu,  fungsi  distribusi  kebijakan  fiskal  untuk  menentukan  lebih  spesifik  cara dana  tersebut  akan  didistribusikan  ke  seluruh  segmen  perekonomian.  Sebagai  contoh, pemerintah mengalokasikan dana dua triliun untuk program kesejahteraan sosial.

c. Fungsi Stabilisasi
Stabilisasi adalah fungsi lain yang penting dari kebijakan fiskal. Tujuannya untuk mencapai kestabilan pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang dikeluarkan pemerintah.

d. Fungsi Pembangunan
Fungsi  pembangunan  ini  merupakan  dampak  yang  akan  terjadi  apabila  pertumbuhan ekonomi telah dicapai terus-menerus dalam jangka panjang. Artinya, kebijakan fiskal yang dilakukan  dengan  tepat  sasaran  dalam  jangka  panjang  akan  memicu  dan  mendorong terciptanya pembangunan.

Berikut ini instrumen kebijakan fiskal suatu negara:
a. Pajak
Pajak  dapat  dikatakan  sebagai  instrumen  yang  paling  efektif  dalam  kebijakan  fiskal. Dalam  rangka  meningkatkan  pembangunan  suatu  negara,  pemerintah  dapat  mengatur penerimaan negara dalam bentuk pajak dengan cara sebagai berikut.
1. Menaikkan pajak dengan tujuan membatasi konsumsi (turunnya daya beli masyarakat dan  mengatasi  in flasi)  serta  meningkatkan  potensi  pemerintah  untuk  mentransfer sumber dana kepada masyarakat dalam bentuk pemberian subsidi guna tercapainya pengurangan ketimpangan ekonomi.

2. Menurunkan  pajak  dengan  tujuan  untuk  meningkatkan  daya  beli  masyarakat  dan mengatasi kelesuan perekonomian yang sedang terjadi.

b. Belanja Negara (Politik Anggaran)
Belanja negara diharapkan dapat mempercepat pembangunan ekonomi. Oleh sebab itu, sudah menjadi tanggung jawab negara untuk menciptakan infrastruktur yang diperlukan guna  tercapainya  pembangunan  ekonomi  tersebut.  Peranan  belanja  negara  sebagai bentuk instrumen kebijakan fiskal adalah sebagai berikut.

1. Menaikkan belanja negara dengan tujuan meningkatkan pembangunan infrastruktur, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
2. Menurunkan belanja negara dengan tujuan mengatasi in flasi dan mengurangi daya beli masyarakat guna mengendalikan stabilitas harga barang di pasar.
Industri Sekunder, Tersier dan Kuartener

Industri Sekunder, Tersier dan Kuartener

Perkembangan industri saat ini semakin pesat dan merubah peradaban manusia guys. 

Coba kamu lihat sejarah, dulu kegiatan industri berawal dati industri pertanian namun saat ini industri sudah merambah pada industri informasi dan kreatif. 

Menurut struktur tenaga kerjanya industri terbagi menjadi industri sekunder, tersier dan kuarter.

Industri Sekunder
Industri sekunder adalah industri yang mengolah bahan mentah hasil produksi primer menjadi barang-barang manufaktur. 

Contoh industri sekunder adalah industri berat, industri ringan, pemrosesan makanan, energi dan kilang minyak.

Industri Tersier dan Kuartener
Industri tersier disebut juga sebagai industri jasa dengan fokus pada pelayanan jasa. Industri tersier dapat ikut serta dalam penjualan barang dan produk yang dihasilkan industri primer dan sekunder. 

Contoh industri jasa adalah kesehatan, transportasi, pendidikan, hiburan, travel, keuangan dan retail.

Industri kuartener merupakan industri yang bergerak menyediakan pelayanan informasi seperti komputer, data, R n D dan konsultan marketing. 

Industri kuartener merupakan evolusi dari hasil perkembangan komputer dan internet. Data kini menjadi suatu komoditas mahal dan memiliki nilai jual yang tinggi.

Struktur kerja penduduk sebuah negara menunjukkan bagaimana perkembangan ekonomi sebuah negara. 

Di negara-negara maju saat ini struktur kerja adakan didominasi oleh sektor tersier dan kuartener. Di negara-negara miskin sektor primer cenderung akan mendominasi dibandingkan sektor sekunder dan tersier.
Perbandingan wiraswasta Indonesia
Di Inggris pada abad ke 18 kebanyakan manusia bergerak di sektor primer dan banyak mereka bekerja di lahan dan hidup dari pertanian. Kemudian setelah revolusi industri maka ada perubahan struktur pekerjaan. 

Banyak yang membangun kapal, bekerja di industri baja dan tekstil. Semua pekerjaan mulai merambah sektor sekunder. Di tahun 1900 setengah dari jumlah pekerja di Inggris bekerja di sektor sekunder. 

Sejak 1900 mekanisasi membuat pekerjaan manusia semakin berkurang karena mesin-mesin mulai mengganti. Banyak penduduk kemudian melakukan urbanisasi ke kota-kota selepas revolusi industri. 

Di tahun 2000 lebih dari setengah penduduk Inggris bekerja di sektor tersier dan hanya sedikit yang bekerja di sektor primer. Di Indonesia kini pemerintah terus menggenjot para enterpreneur untuk meningkatkan hasil produksi. 

Di era industri kreatif ini semua hal bisa menjadi industri.

Penentuan lokasi industri dipengaruhi oleh berbagai faktor dan yang paling utama adalah agar biaya produksi murah. Faktor lokasi industri diantaranya:

- sumber energi
- sumber komunikasi
- supply tenaga kerja
- akses ke pasar
- bahan baku
- sumber keuangan

Ada dua konsep dalam penentuan lokasi industri yaitu aglomerasi dan footloose. Aglomerasi adalah suatu gejala pemusatan beberapa kelompok industri dalam satu lokasi. Hal ini dilakukan untuk memperoleh efisensi dalam produksi dan kemudahan kontrol. 

Contohnya beberapa  perusahaan jasa keuangan berkantor di kota London. Industri footloose adalah industri yang tidak bergantung pada lokasi geografis.

Industri ini tidak perlu dekat dengan sumber bahan baku. Mereka punya link tranportasi, energi dan komunikasi yang handal. 

Contohnya adalah industri software, samrtphone dan jasa konsultan.

Baca juga: Soal PTS bab interaksi desa kota
Faktor-Faktor Pertumbuhan Pembangunan Ekonomi Negara

Faktor-Faktor Pertumbuhan Pembangunan Ekonomi Negara

Guys kamu perhatikan deh, gimana pertumbuhan ekonomi negara kita ini selama beberap athaun terakhir?. 

Tentu ada yang bilang naik ada yang turun. Pertumbuhan dan pembangunan ekonomi sebuah negara akan mencerminkan kesejahteraan negara itu sendiri guys. 

Pelaksanaan pembangunan antara negara satu dengan negara lainnya tentu akan berbeda.  

Satu  negara  dapat  melaksanakan  pembangunan  lebih  cepat  dari  negara  yang lainnya.  Mengapa  hal  tersebut  dapat  terjadi?.  

Pertanyaan  ini  tidaklah  mudah  untuk dijawab  sebab  keberhasilan  pelaksanaan  pembangunan  ekonomi  di  suatu  negara  akan sangat bergantung pada faktor-faktor yang memengaruhi pembangunan ekonomi. 

Para ahli ekonomi nih menyimpukan beberapa hal yang memengaruhi pembangunan ekonomi diantaranya:

1. Sistem  sosial  dan  sikap  masyarakat.  Hal  ini  memegang  peranan  yang  penting dalam    menciptakan pembangunan ekonomi. 

Hasil identi fikasi di negara-negara  berkembang  menunjukkan  sistem  sosial  dan  sikap  masyarakat  menjadi penghambat  dalam  pembangunan  ekonomi.  

Adat  istiadat  yang  sangat  kental pada masyarakat  tradisional  berupa  upacara  untuk  berbagai  kegiatan  dan acara dianggap memperlambat pertumbuhan ekonomi. 

Selain itu, sikap atau pola hidup masyarakat  yang  tidak  mau  bekerja  keras,  bekerja  dengan  jam  kerja  yang  pendek, malas menabung, dan sikap negatif lainnya juga dapat menghambat pembangunan ekonomi.
Faktor-Faktor Pertumbuhan Pembangunan Ekonomi Negara
Pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia di ASEAN
2. Kepemilikan barang  modal. Pada   masyarakat yang kurang   maju,   kepemilikan modal  seperti  cangkul, bajak, dan  parang  akan  sangat  berperan  penting  untuk kegiatan berburu dan bertani. 

Pada masyarakat modern, peranan modal juga sangat menentukan keberhasilan peningkatan produktivitas. Di era kapitalisme, siapa yang punya modal kuat maka ia akan berkuasa melebarkan sayap bisnis mereka.

3. Kuantitas  dan  kualitas  penduduk  serta  tenaga  kerja. Pertambahan  penduduk  dari waktu  ke  waktu  dapat  menjadi  motor  penggerak  pembangunan  ekonomi.  

Namun hal  ini  juga  dapat  menjadi  bumerang  apabila  pertambahan  penduduk  tersebut tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dari sisi  pendidikan  dan  keterampilan. 

Di satu  sisi,  tingginya  jumlah  penduduk  dapat meningkatkan   permintaan  barang  yang  akan  diikuti  dengan   perluasan   pasar. Namun di sisi yang lain, hal ini dapat memicu terjadinya pengangguran yang besar apabila  sektor  industri  tidak  mampu menyerap  tenaga  kerja  yang  ada. 

Oleh  sebab itu, perlu adanya pengendalian dalam laju pertumbuhan penduduk, seperti program Keluarga Berencana (KB) yang disertai dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

4. Penguasaan  teknologi.  Makin  majunya  peradaban  manusia  diiringi  dengan  majunya tingkat penggunaan teknologi. 

Hal ini dapat dianggap sebagai keberhasilan manusia dalam mengembangkan ilmu pengetahuan. Namun, kemajuan teknologi juga dapat memberikan  dampak  negatif.  

Salah  satunya adalah pengangguran akibat teknologi, misalnya mekanisasi atau penggantian tenaga manusia menjadi tenaga mesin. Gambar: disini
close