Geograph88: Geowisata | Berbagi Pengetahuan Kebumian
10 Negara Paling Banyak Dikunjungi di Dunia

10 Negara Paling Banyak Dikunjungi di Dunia

10 Negara Paling Banyak Dikunjungi di Dunia- Apa yang menyebabkan beberapa negara berikut ini banyak dikunjungi oleh turis di dunia. 

Keadaan ekonomi, dekat negara makmur, keadaan politik, kondisi wisata alam dan budaya yang menarik. 

Semuanya menjadi faktor 10 negara berikut paling banyak dikunjungi dan menjadi destinasi favorit wisatawan di dunia. S

ilahkan pilih rencana liburan anda ke negara berikut ini: Sumber: WA

1. Perancis
Perancis menjadi negara terdepan dalam menarik jumlah wisatawan mancanegara dengan 83,7 juta wisatawan internasional datang ke negeri Napoleon ini pada 2014. 

Prancis memiliki berbagai macam tempat menarik seperti Paris, Lyon, Strasbourg, pegunungan Alpine, resor ski, pantai, desa-desa Prancis yang indah, taman-taman yang spektakuler  dan banyak lagi.

Negara ini adalah rumah bagi 37 Situs Warisan Dunia UNESCO yang diakui secara global untuk nilai universal yang luar biasa. 

Di Perancis, 9,7% dari PDB disumbang oleh sektor perjalanan dan pariwisata. 30% dari pendapatan yang dihasilkan oleh sektor pariwisata diperoleh dari wisatawan asing, sedangkan sisanya 70% berasal dari pariwisata domestik. 
http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/02866/eiffel6_2866086b.jpg

2. Amerika Serikat
Amerika Serikat adalah negara yang besar dan melayani sejumlah besar atraksi untuk wisatawan global. 

Banyak kota-kota AS seperti New York, Los Angeles, Las Vegas didatangai oleh turis asing sepanjang tahun. Wisata alam utama di negeri Paman Sam ini termasuk Grand Canyon, Yellowstone National Park, keajaiban subarctic Alaska, pantai Hawaii dan banyak lagi. Di 29 negara dari negara, industri pariwisata adalah salah satu tiga industri pertama menghasilkan jumlah maksimum kesempatan kerja. 

U.S.A. menerima jumlah terbesar wisatawan asing dari Meksiko, Kanada, dan Inggris dan industri pariwisata dalam negeri juga sangat aktif. 

Pada tahun 2014, negara ini menerima lebih dari 74.800.000 pengunjung dan memperoleh $ 1,47 triliun USD dari pendapatan wisata. 

Diperkirakan pada tahun 2025, negara akan mendapatkan $ 2,5 triliun USD dari sektor perjalanan dan pariwisata.

3. Spanyol
Pariwisata merupakan industri utama di Spanyol, dan menyumbang kontribusi hampir 11% terhadap PDB nasional negara itu. 

Pada tahun 2014, 65 juta wisatawan mengunjungi Spanyol dengan volume terbesar dari wisatawan yang berasal dari negara-negara Eropa dari Inggris, Perancis, Italia, dan Jerman. 

Kota sejarah dan kota-kota sarat budaya seperti Barcelona dan Madrid, resor kelas dunia di Mediterania dan Atlantik pantai negara, festival populer seperti Karnaval dan Adu Banteng, 15 taman nasional, yang berkembang dengan fasilitas pariwisata musim dingin, dan kehidupan malam yang ramai, adalah beberapa penarik wisata utama di Spanyol. 

13 kota Spanyol juga dianggap sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, menarik pengunjung asing dengan daya tarik yang unik.

4. China
Negeri Tirai Bambu menempati peringkat 4 dalam daftar. Tembok Besar China, Pegunungan Suci lima pound, Kuil Shaolin, Air Terjun Huangguoshu, Kota Terlarang, Tiga Ngarai, dan situs lainnya secara alami, budaya dan sejarah penting, menjadikan China memang salah satu tujuan wisata paling didambakan penduduk dunia.

Negara ini menerima 55.600.000 pengunjung asing pada tahun 2014 dan keuntungan dari pendapatan devisa dari $ 45,8 USD pada tahun 2010. 

Jumlah wisatawan China diperkirakan meningkat dengan cepat di tahun-tahun mendatang dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) memperkirakan bahwa pada tahun 2020 negara akan peringkat nomor satu di sektor pariwisata di seluruh dunia. 

5. Italia
Bagi banyak orang, Italia adalah salah satu tujuan impian hidup mereka. 

Dengan 50 Situs Warisan Dunia UNESCO, artefak budaya yang tak terhitung banyaknya, bangunan, dan situs arkeologi dari Kekaisaran Romawi dan periode Renaissance, bersama dengan desa-desa Alpine kuno dan kota-kota di bagian utara negara dan pantai Mediterania menarik di selatan, Italia menjadi negara paling banyak dikunjungi nomor 5 di dunia. 

Beberapa kota yang paling dikunjungi termasuk Roma, Venice, Florence, dan Milan, masing-masing dengan mereka atraksi yang unik, sejarah, budaya dan masakannya. Pada tahun 2014, 48,6 juta turis mengunjungi negara dan menghasilkan pendapatan besar bagi negara dari sektor perjalanan dan pariwisata.

6. Turki
Turki, negara yang paling dikunjungi nomor 6 di dunia terkenal dengan warisan budaya yang kaya dan keragaman etnis. 

Negara ini diberkahi dengan sejumlah besar situs sejarah, budaya dan arkeologi dan resor tepi laut yang menawan sepanjang Mediterania dan pantai Aegean. Pada tahun 2014, negara ini menerima 39,8 juta pengunjung internasional. 

Namun, pada tahun 2015, industri pariwisata Turki mengalami kerugian di sektor pariwisata karena sejumlah insiden malang seperti serangan dari kelompok radikal (ISIS), yang diduga menembak jatuh sebuah jet Rusia oleh Turki, dan ketegangan berikutnya antara dua negara. Ibukota Turki, Istanbul, adalah daya tarik yang paling dikunjungi di negeri ini.

7. Jerman
Dianggap sebagai salah satu tujuan wisata paling aman di dunia, Jerman menerima sejumlah besar wisatawan dari seluruh dunia serta dari dalam negeri. 

Menurut catatan, lebih dari 30% dari penduduk Jerman senang liburan di dalam negeri mereka sendiri. 

Turis asing juga senang untuk mengunjungi negara ini seperti terlihat dari fakta bahwa pada tahun 2014, 33 juta wisatawan asing berkeliling Jerman. Pada tahun 2012, pariwisata internasional menghasilkan pendapatan pariwisata dari lebih dari $ 38 milyar USD. 

Industri pariwisata di Jerman diperkirakan berkontribusi 4,5% terhadap PDB nasional dan 2 juta kesempatan kerja tercipta di sini didasarkan pada perjalanan dan pariwisata terkait persyaratan kerja. 

Wisata budaya yang paling populer di negara dengan Berlin, Munich, dan Hamburg menjadi kota yang paling dikunjungi di sini. 

Kunjungan ke negara itu untuk tujuan pendidikan dan bisnis juga cukup umum. Beberapa kawasan lindung di Jerman, seperti Saxon Swiss National Park, Taman Nasional Western Pomerania Lagoon Area, dan Taman Nasional Jasmund, juga menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.

8. Inggris
Dengan sejarah panjang yang menarik, budaya yang kaya dan fasilitas pariwisata berkembang dengan baik dan infrastruktur, Inggris berada sebagai negara yang paling dikunjungi ke 8 di dunia. 

Pada tahun 2014, negara menyambut 32,6 juta pengunjung dengan turis asing menghasilkan pendapatan sekitar $ 17,2 milyar USD untuk negara. 

Sebagian besar pengunjung asing tiba dari bagian lain Eropa sementara wisatawan dari Amerika Serikat dan Kanada membentuk kelompok terbesar kedua pengunjung asing ke negara itu. Industri pariwisata domestik di dalam negeri juga berkembang. 

London adalah kota yang paling dikunjungi di Inggris, dan Menara London adalah daya tarik yang paling populer di seantero Inggris.

9. Rusia
Rusia, negara tuan rumah 23 Situs Warisan Dunia menjadi salah satu negara yang paling banyak dikunjungi turis asing di dunia. 

Alam dan wisata budaya populer di negeri ini. Danau Baikal, gunung berapi dan geyser dari Kamchatka, pantai Laut Hitam, Ruskeala Canyon, pegunungan bersalju dari Altai adalah beberapa wisata alam di negeri ini. 

Atraksi budaya di sini termasuk kota-kota seperti Moskow, St. Petersburg, Novosibirsk, Novgorod, Kazan, dan lain-lain dengan berbagai gereja, museum, bangunan bersejarah, bioskop, istana, benteng, dan situs lainnya yang dipenuhi dengan sejarah. 

Popularitas pariwisata di Rusia ini terlihat dari fakta bahwa pada tahun 2013, hampir 28.400.000 wisatawan mengunjungi negara dengan $ 11,2 milyar USD yang dihasilkan sebagai pendapatan pariwisata internasional oleh industri pariwisata Rusia pada tahun yang sama. 

Pada tahun 2014, 29.800.000 wisatawan menghabiskan liburan mereka di negara ini. Sekitar 966.600 pekerjaan di Federasi Rusia secara langsung terkait dengan industri perjalanan dan pariwisata di negara ini.

10. Thailand
Dengan cuaca cerah, pantai berpasir, pulau tropis, satwa liar yang kaya, situs arkeologi, kuil dan biara-biara, dan banyak lagi, Thailand adalah destinasi wisata global yang menarik. 

Berbagai festival, kehidupan malam berkembang, fasilitas kelas dunia dalam belanja, dan masakan Thai yang lezat dan kadang ekstrim, semua penarik wisata utama di negara ini. 

Diperkirakan langsung dan tidak langsung, pendapatan pariwisata yang dihasilkan memberikan kontribusi hampir 20,2% dari PDB nasional negara itu. 

Hal ini juga diasumsikan bahwa pada 2032, Thailand akan menerima sekitar 100 juta pengunjung. 2015 adalah tahun yang sukses bagi industri pariwisata negara itu ketika hunian hotel melonjak ke 73,4%, kenaikan 13,6% dari tahun sebelumnya. 

Pariwisata medis di Thailand juga tumbuh sebagai lokasi perawtan pasien internasional demi menerima perawatan kelas dunia dengan biaya yang relatif lebih rendah dibanding di tanah air mereka. 

10 Kota Termurah Untuk Liburan

10 Kota Termurah Untuk Liburan

Anda traveling atau berwisata?, Berbahagialah jika anda termasuk orang yang hobi jalan-jalan ke berbagai lokasi. 

Traveling adalah pengalaman yang menarik apakah itu dilakukan untuk bisnis atau liburan,sensasi mengunjungi lokasi wisata di berbagai belahan dunia tidak akan ada habisnya. 

Sebagai wisatawan atau turis, ada banyak faktor yang dipertimbangkan ketika bepergian. 

Isu-isu seperti situasi, politik dan keamanan, perbedaan sosial budaya dan kondisi ekonomi tujuan pilihan sering perhatian utama, dan mendapatkan yang terbaik dari pengalaman orang dan mencari lokasi terbaik yang sering dikunjungi. Baca juga: 10 lokasi wisata favorit di Bali

Artikel ini akan memberikan analisis mendalam ke beberapa kota internasional yang paling murah untuk liburan dengan biaya rata-rata harian yang menarik. 

Hal ini akan memberikan pengetahuan tentang apa yang membuat beberapa kota ini begitu menarik dan memberikan pilihan bagi wisatawan untuk singgah di kota tersebut. 

1. Akomodasi Hotel
Salah satu hal penting dalam merencanakan traveling adalah mencari tarif kamar hotel terendah selama liburan. I

ngat bahwa harga murah tidak selalu dikaitkan dengan kualitas yang buruk dan menjelaskan mengapa banyak wisatawan telah mengunjungi kota-kota seperti Bangkok, Jakarta, Sharm el Sheik dan Sofia dan ingin kembali ke sana untuk tahun-tahun berikutnya. 

Kota-kota ini mungkin tidak berada pada daftar puncak pada tahun lalu namun berkat pemahaman akan mekanisme harga hotel, mereka akhirnya menjadi tertarik untuk datang. Baca juga: Lokasi Wisata Eksotik di Indonesia

2. Makan Malam Berdua
Semakin banyak turis yang sadar akan kebiasaan belanja mereka dan memastikan mendapatkan yang terbaik sesuai budget mereka seperti halnya acara makan malam. 

Berkaca dari fenomena tersebut, beberapa kota seperti Hanoi, Jakarta, Mumbai dan Praha telah mengalihkan fokus mereka dalam memberikan harga terbaik untuk makan malam berdua.

3. Koktail
Minuman ketika liburan merupakan hal wajib dan hal ini telah dimanfaatkan oleh para pelaku industri pariwisata di berbagai kota untuk mencari keuntungan. 

Namun beberapa kota seperti Cape Town, Sofia dan Hanoi penyesuaian harga dilakukan untuk menarik pengunjung. Dengan menurunkan tarif, kota-kota tersebut menjadi magnet kuat bagi para pelancong.

4. Tarif Taksi
Turis merupakan mahluk yang selalu bergerak dan bisnis taksi merupakan bagian dari pariwisata yang tidak terelakan. 

Harga taksi yang tinggi cenderung akan menurunkan kunjungan wisatawan ke kota tersebut, itu sebabnya beberapa kota telah mengalami penurunan kunjungan dan beralih ke Jakarta, Bangkok dan Kuala Lumpur.
Jakarta src:http://static.thousandwonders.net/
Untuk lebih mengetahui tentang biaya perjalanan rata-rata di berbagai kota termurah, di bawah ini terangkum beberapa kota yang masuk daftar list kota wisata termurah berdasarkan 4 aspek di atas: Baca juga: Manfaat Besar Liburan

DAFTAR 10 KOTA TUJUAN WISATA TERMURAH sumber:WA
1. Hanoi, Vietnam, rata-rata biaya travel $ 152,89 US 
2. Jakarta, Indonesia,  rata-rata biaya travel $158,40
3. Sharm el Sheikh, Mesir, rata-rata biaya $159,49
4. Bangkok, Thailand, rata-rata biaya $162,13
5. Sofia, Bulgaria, rata-rata biaya $187,56
6. Cape Town, Afselrata-rata biaya  $190,41
7. Mumbai, Indiarata-rata biaya  $190,67
8. Kuala Lumpur, Malaysiarata-rata biaya  $195,56
9. Praha, Ceko, rata-rata biaya  $197,61
10. Budapest, Hungaria, rata-rata biaya  $200,21
Gunung Ciwaru Kembaran Maribaya di Majalengka

Gunung Ciwaru Kembaran Maribaya di Majalengka

Kamu tentu pernah lihat bukit Maribaya bukan di Lembang?. Itul lho bukit yang ada hamparan pinus alias hutan konifer di yang cantik. 

Lalu apa kaitannya dengan postingan kali ini?. Ternyata di Majalengka ada kembaran Maribaya juga lho tepatnya di Cunung Ciwaru, Desa Bantaragung. Kali ini saya akan coba ulas sedikit tentang cerita saya dan keluarga mendaki Gunung Ciwaru.

Gunung Ciwaru adalah sebuah bukit yang berada di kaki Ciremai dan kini disulap menjadi salah satu lokasi geowisata. 

Dari puskot Majalengka tidak terlalu jauh hanya jalannya saja yang sempit. Libur tengah semester kemarin kami mencoba menjajal lokasi ini. Kami berangkat pagi hari dari rumah menuju arah Rajagaluh dengan motor tentunya. 

Cuaca saat itu cerah dan tidak terlalu panas. Selepas Rajagaluh kami belok kanan menuju arah Kecamatan Sindangwangi, atau arah ke Curug Cipeuteuy. 

Jalanan mulai menyempit dan menanjak namun masih dalam kondisi baik. Sepanjang perjalanan banyak pohon rambutan dan durian yang sangat menggugah selera.

Beberapa km kemudian kami sudah masuk Desa Bantaragung yang asri. Hamparan terasering pesawahan sangat indah dan seolah berada tersembunyi dari Kota Majalengka. Dengan latar Ciremai yang menjulang, desa ini sangatlah unik. 

Selepas kecamatan, jalanan mulai berlubang dan harus berhati-hati. Masuk Bantaragung ada percabangan yaitu ke kiri ke Curug Cipeuteuy dan ke kanan ke Ciwaru, kita ambil yang kanan. 

Dari sini hamparan terasering pesawahan di kiri kanan jalan sangat indah. Pokonya yang sudah pusing diam di kota harus coba ke Bantaragung, nanti di postingan lain akan saya bahas tentang desa ini. 

Sekitar 500 m dari percabangan tadi kami lalu belok ke kiri dan jalanan langsung menanjak sampai pemukiman penduduk. 

Dari sini jalanan mulai sangat sempit karena melewati pemukiman, kalau kamu bingung tanya saja orang desa. Suasana desa sangat rimbun pepohonan. Lalu sampailah di gerbang masuk Gunung Ciwaru. 

Wisata ini dikelola oleh pemuda desa setempat. Karcis masuk 10.000 tiap orang, cukup murah. Motor diparkir di bawah di halaman warga guys dan ke puncak bukit harus jalan kaki. 

Kami naik ke bukit dengan menyusuri jalan setapak yang dibangun warga. DI kiri kanan sudah banyak warung-warung penduduk yang menjajakan makanan minuman. Sekitar 200 m dari parkiran, sampailah kami di puncak Gunung Ciwaru. 

Lokasinya sangat bersih dan fasilitasnya cukup lengkap mulai dari warung, WC dan Mushola. Di puncak Gunung Ciwaru ada beberapa spot foto selfie tentunya mulai dari saung di tebing, sarang burung dan yang paling hits adalah gardu pohon. 

Jika kamu kamu foto di spot-spot tersebut pakai kamera sendiri dipatok harga 2.000 rupiah aja guys. 

Tapi kalau kamu mau cari jasa foto tentang aja ada muda-mudi sana yang siap menwarkan jasa foto. Sekali foto 5000 atau 10.000 kalau gak salah (lupa lagi). Dari sini pemandangan Gunugn Ciremai terlihat jelas dengan hamparan hutan pinus konifer di kaki lereng gunung. Gak beda jauh dengan Maribaya pokoknya. 

Kalau kamu mau ke Gunung Ciwaru, harus cuaca cerah alias di pagi hari dan jangan saat hujan deras apalagi petir. Lebih pagi lebih baik karena karena kalau sudah siang akan ramai pengunjung. 

Itulah cerita kami mendaki Gunung Ciwaru. Gambar-gambarnya cek di bawah blog ini. Jangan lupa share artikel ini ya dan follow blog dan instagram tripmajalengka, blognya urang Majalengka.
Rute Motor ke Gunung Ciwaru Majalengka
Puncak Bukit Ciwaru Majalengka
Rute Motor ke Gunung Ciwaru Majalengka
Naik tangga setapak
Rute Motor ke Gunung Ciwaru Majalengka
Pemandangan hutan pinus di Ciwaru
Rute Motor ke Gunung Ciwaru Majalengka
Jalan menuju Gunugn Ciwaru
Rute Motor ke Gunung Ciwaru Majalengka
Parkir motor di Ciwaru
Ngojay di Situ Telagaherang Majalengka

Ngojay di Situ Telagaherang Majalengka

Majalengka adalah kota seribu telaga. Mengapa demikian?. Karena di kota ini terdapat banyak telaga-telaga berair jernih yang sangat cocok dijadikan spot wisata. Sumber air di telaga-telaga ini berasal dari kaki Ciremai. Salah satu telaga atau mata air/talaga yang terkenal di Majalengka adalah Telaga Herang yang berada di Desa Padaherang sebelah timur kota Majalengka. Dalam bahasa Sunda Telaga Herang artinya Mata air yang jernih (herang=jernih). 

Beberapa bulan lalu, saya beserta anak dan istri sempat berkunjung ke Telaga Herang. Dari pusat kota kami berangkat dengan motor menuju arah Rajagaluh. Dari pasar Rajagaluh sekitar 2 km ada belokan ke arah kanan menuju Sindangwangi atau arah desa Bantaragung. Kami belok kanan dan menyusuri jalan pedesaan yang asri.

Beberapa ratus meter ada kemudian ada petigaan pas Warung Pojok Jerukleueut, kita ambil belok kiri. Jalanan semakin sempit, rimbun dan dihiasi tebing-tebing kahs perbukitan tengah. Ada dua objek telaga sebenarnya di daerah ini yaitu Telaga Herang dan Telaga Nila, keduanya berdekatan. Di sepanjang perjalanan banyak sekali pohon durian yang sedang berbuah karena lagi musim. Jadi kalau kamu suka durian, maka pastikan ke daerah sini pas lagi musimnya. 

Setelah sekitar 3 km dari jalan raya Rajagaluh, kami sampai di Telaga Herang. Karcis masuk sangat murah, 5.000 aja per orang (gak tahu kalau sekarang). Telaga Herang memiliki luas sekitar 3 Ha dengan air yang jernih dengan dasar telaga terbentuk dari bebatuan vulkanik. Ada banyak ikan-ikan juga yang siap menemai jika ingin berenang.

Di sekitar telaga terdapat warung makan lesehan yng menyedikan hidangan khas Sunda seperti ikan bakar, ayam bakar dan lainnya. Pemandangannya langsung menuju arah telaga. Jadi kalau kamu berkunjung kesini maka harus berenang karena airnya sangat segar, jernih. Namun tetap harus hati-hati jika membawa anak karena bebatuan di dasar telaga ini cukup tajam.


Jalan-Jalan ke Telaga Herang Padaherang Majalengka
Kesejukan Telaga Herang
Jalan-Jalan ke Telaga Herang Padaherang Majalengka
Telaga Herang Majalengka
Jalan-Jalan ke Telaga Herang Padaherang Majalengka
Sainti di Telaga Herang
Wisata Terasering Lembah Panyaweuyan Argapura

Wisata Terasering Lembah Panyaweuyan Argapura

Assalamualaikum wr. wb teman-teman sekalian. Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman lalampahan ke Lembah Panyaweuyan Argapura. 

Memang ada apa di Panyaweuyan?. Lembah Panyaweuyan merupakan lembah di barat darat daya kaki Ciremai yang memiliki fenomena terasering yang indah bahkan tidak kalah dari terasering Subak di Bali.

Jika di Bali, teasering berada di pesawahan, namun di Argapura ini berada di perbukitan.

Perjalanan kami mulai pagi hari dari pusat kota Majalengka menggunakan motor. Setelah searching lokasi di google, kami lalu berangkat jam 7 pagi agar lalu lintas tidak terlalu padat. 

Saya bersama isteri dan anak perempuan kami satu-satunya berangkat menuju arah Cikijing. Jalanan memang masih lancar dan cuaca sangat bersahabat.

Dari pusat kota Majalengka menuju motor dipacu sedang saja sambil menikmati pemandangan di kiri-kanan jalan. Setelah 30 menit perjalanan kami sampai di alun-alun Maja. 

Dari alun-alun Maja kemudian kami sekitar 500 m kami belok ke kiri ke arah Curug Muara Jaya. Mulai disini jalanan menyempit dan menanjak. Suhu udara mulai semakin sejuk dan pemandangan mulai dihiasai pesawahan dan kebun-kebun sayur. 

Perjalanan semakin menanjak dan berkelok-kelok. Hamparan kebun sayuran seperti cabai, sawi, daun bawang semakin banyak di kiri-kanan jalan. 

Sekitar 5 km dari Jalan Utama Maja, akhirnya kami sampai di Desa Argamukti, dari sini sudah banyak papan arah jalan ke Lembah Panyaweuyan, jadi kamu-kamu yang berencana kesini, gak usah khawatir tersesat. 

Dari Argamukti, jalanan semakin sempit, berkelok dengan tebing-tebing yang rawan longsor. Jalanan cukup untuk satu mobil saja dan kalau motor lebih enak. 
Terasing di Lembah Terasering Panyaweuyan Argapura Majalengka
Lembah Panyaweuyan dengan terasering yang memukau
Tibalah kami di gerbang masuk Panyaweuyan, dari gerbang pembandangan bukit-bukit terasering terhampat indah di depan mata. 

Kami lalu memarkir motor dan ngopi dulu sejenak. Wisata Lembah Panyaweuyan ini kini semakin terkenal dan banyak dikunjungi khususnya yang suka fotografi. 

Terasering Panyaweuyan Argapura merupakan bukit-bukit yang kini ditanami bawang. Pembuatan terasering dimaksudkan untuk mengatasi lereng bukit yang terjal. 

Akhirnya pemandangan kumpulan terasering yang dibuat masyarakat menciptakan fenomena unik dan khas tersendiri. 

Kami lalu turun berkeliling lembah dan sepanjang mata, kebun bawang dimana-mana. Jika kamu mau lihat semua area maka harus naik bukit ke atas, namun harus ijin dulu dan ingat jangan merusak kebun bawangnya ya guys!. 

Udara sangat sejuk dan nikmat sekali, seperti obat penenang jiwa. Tidak ada polusi, kebisingan dan yang ada hanya kedamaian khas pedesaan. 

Jadi kalau kamu ke Majalengka maka sudah seharusnya berkunjung ke Lembah Panyaweuyan Majalengka. 

Setelah satu jam di sini kami kemudian turun kembali dan sebentar mampir ke Curug Muara Jaya, nanti akan saya ceritakan di postingan selanjutnya. Jangan lupa like dan follow tripmajalengka ya!.
Lokasi dan Rute Ke Kebun Teh Sadarehe Majalengka

Lokasi dan Rute Ke Kebun Teh Sadarehe Majalengka

Perkebunan teh merupakan salah satu spot wisata yang sering banyak dikunjungai oleh wisatawan. Mengapa kebun teh?. Karena kebun teh pastinya berada di daerah perbukitan yang sejuk dan jauh dari perkotaan yang padat. Majalengka punya lokasi kebun teh yang tidak kalah cantik dengan kebun teh di Puncak Bogor, salah satunya adalah Kebun Teh Sadarehe yang berada di Desa Payung Rajagaluh. Tahun lalu saya beserta istri dan anak sempat mengunjungi kebun teh ini. Simak perjalanannya berikut ini, barangkali kamu ingin coba berkunjung.

Perjalanan kami dimulai pagi hari sekitar jam 8 dari Tonjong. Setelah searching di google map, kami berangkat menuju arah Rajagaluh menggunakan motor. Saya sarankan kalau mau ke Sadarehe mending pakai motor karena jalannya sempit dan curam. Dari pusat kota Majalengka menuju Rajagaluh jalanan ramai lancar. Sampai di terminal Rajagaluh, kami belok ke arah Wisata Cipadung sebelum jembatan. Rutenya memang sama ke arah Cipadung hanya nanti beda belokan saja.

Selepas belok dari jalan utama, kami memasuki jalanan pedesaan yang sempit. Dari sini jalanan mulai menanjak dan berkelok. Dari Rajagaluh ambil saja rute menuju Desa Payung, kalau bingung tanya saja orang disana pasti akan ngasih tau jalannya. Di perjalanan banyak sekali penjual bibit-bibit tanaman dan kebanyakan durian. Jadi daerah ini merupakan sentra bibit tanaman.

Semakin ke dalam jalanan semakin sempit, menanjak dengan tebing-tebing di kiri dan kanan, jadi harus hati-hati, karena rawan longsor. Dari Desa Payung akan banyak papan arah yang menunjukkan lokasi Kebun Teh Sadarehe. Setelah menempuh perjalanan 1 jam, sampailah di gerbang masuk kebun teh. Disini ada retribusi 10.000 kalau gak salah, cukup murah lah. Dari sini kami melihat hamparan kebun teh milik rakyat, cukup luas juga. Kebun Teh Sadarehe tidak terlalu luas dan menurut saya masuk kategori sempit. Di sekitar lokasi kebun teh masih belum banyak fasilitas pendukung hanya warng-warung kecil saja. Tapi udara disini sejuk dan lumayan lah untuk sekedar menghilangkan rasa penasaran. Satu hal lagi kamu dilarang untuk masuk ke area kebun teh untuk selfie karena dikhawatirkan akan merusak kebun. Kamu cukup selfie dari jalan aja ya guys.

Agnas Setiawan, Guru Geografi, Blogger Jalanan
Rute Motor ke Kebun Teh Sadarehe Desa Payung Majalengka
Kebun Teh Sadarehe Desa Payung Majalengka
Rute Motor ke Kebun Teh Sadarehe Desa Payung Majalengka
Kondisi jalan menuju Kebun Teh Sadarehe
Plesiran di Situ Sangiang Majalengka

Plesiran di Situ Sangiang Majalengka

Majalengka merupakan daerah yang punya banyak potensi wisata dan salah satunya adalah Situ Sangiang. Situ (bahasa Sunda) artinya danau. Situ Sangiang terletak di Desa Sangiang Kecamatan Talaga Majalengka. Weekend kemarin, seperti biasa saya dan keluarga jalan-jalan dan kali ini Situ Sangiang adalah tujuannya.

Dari rumah kami bergerak menuju arah Cikijing di pagi hari sekitar jam 9an. Cuaca sepanjang perjalanan cerah dan tidak ada tanda akan hujan. Jalanan arah Majalengka Cikijing sudah banyak yang berlubang dan sangat berbahaya. Mudah-mudahan pemprov segera memperbaikinya. Jadi bagi para pengendara harus hati-hati ya!. Selain itu banyak tebing-tebing yang longsor dan berbahaya saat hujan.

Alun-alun Maja sudah terlewati kemudian setelah 40 menitan tibalah kami di belokan menujua arah Situ Sangiang. Dari Gapura sudah terlihat jelas Desa Sangiang, tinggal masuk saja. Jalanan mulai menyempit dan menanjak. Udara semakin sejuk dan perbukitan-perbukitan yang banyak ditanami sayuran. Berbagai komoditas sayuran yang ditemui antara lain bawang, kubis, tomat, cabai, dan terong. Setelah menempuh perjalanan naik turun maka tibalah kami di objek wisata Situ Sangiang yang berada di sebelah kiri jalan. Motor kami parkir dan bayar retribusi 15.000 per orang.

Kondisi Geografi Situ Sangiang Majalengka
Situ Sangiang berada pada ketinggian 800 mdpl dengan curah hujan 1.802 mm per tahun. Ketinggian tanah terendah ada di Desa Banjaran dan tertinggi ada di Desa Sangiang. Jenis tanah disekitar situ adalah Andosol dan Podsolik dengan tekstur halus sampai sedang dengan lapisan top soil antara 5-150 cm.

Ketinggian air di sekitar Situ Sangiang antara 2-20 m dengan sifat pengaliran tidak stabil. Sumur artesis banyak ditmeukan pada kedalaman 5-15 m. Situ Sangiang dimanfaatkan untuk pengembangan pertanian, perikanan dan lainnya.

Daya tarik wisata Situ Sangiang dibedakan menjadi daya tarik alam dan daya tarik khusus (budaya). Salah satu tempat yang sering dikunjungi adalah makan Sunan Parung dan sering diziarahi pengunjung. 

Dari pintu masuk kami berjalanan mengikuti jalan setapak menuju hutan yang sangat rimbun. Ada beberapa pintu yang dijaga kuncen dan meminta sumbangan (ini yang saya gak suka sebenarnya). Setelah melewati hutan sejauh 200 m tibalah kami di lokasi situ. Ada banyak ikan-ikan besar di situ ini dan tidak boleh diambil apalagi dimasak ya gan!. Anda bisa mencoba memberi makan ikan dengan roti atau lainnya. Nampaknya ikan-ikan di Situ Sangiang sudah terbiasa dimanja pengunjung. Lokasi situ yang berada di pegunungan membuat udaranya sejuk dan rimbun pepohonan. Bagi yang mau berenang bawa anak hati-hati saja jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Agnas Setiawan, guru geografi, blogger jalanan
Mencari Ketenangan di Situ Sangiang di Talaga
Situ Sangiang yang tenang
Mencari Ketenangandi Situ Sangiang di Talaga
Ikan di Situ Sangiang
Catatan Eksotisme Hutan Mati (Death Forest) Papandayan

Catatan Eksotisme Hutan Mati (Death Forest) Papandayan

Liburan lebaran kemarin seperti biasa kami sekeluarga mudik dengan motor dari Bekasi menuju Majalengka lalu Tasikmalaya.

Liburan tidak bermakna jika tidak ada kegiatan yang berkesan, jadi kamu cari lokasi untuk tracking dan ketemulah Papandayan.

Kami akan mencoba mendaki Papandaya menuju Hutan Mati alias Death Forest. Sebenarnya ingin juga ke Tegal Alun tapi karena bawa anak jadi sampai Hutan Mati saja dulu.

Perjalanan dimulai dari rumah di Leuwibudah menuju arah Mangunreja. Jalan dari Lewibudah menuju Mangunreja pada dasarnya sudah hotmik mulus namun ada sekitar 1 km rusak di sekitar Situ Sanghyang.

Kami berangkat pukul 8 pagi dengan motor dan sampai jalan utama Tasik-Garut masih lancar jaya.

Di perjalanan banyak sekali masyarakat yang lalu lalang entah untuk mudik dan berwisata. Kami isi bensin di pom bensin Mangunreja supaya perjalanan enak. Selepas isi bensin perjalanan dilanjutkan menyusuri jalan provinsi dengna kontur naik turun karena Tasik-Garut adalah wilayah perbukitan.

Sekitar 1,5 jam perjalanan kami tiba di batas kota Garut dan mampir dulu ke minimarket untuk membeli camilan, air minum antisipasi di Papandayan nanti lapar dan haus saat mendaki. Dari arah kota Garut perjalanan dilanjutkan menuju Cikajang dan masuk jalan ini wow ternyata sudah padat oleh wisatawan.

Motor dipacu sedang dan setelah 45 menit dari pusat kota Garut kami masuk menuju kawasan Papandayan. Jalanan mulai menanjak dan hawa dingin mulai terasa hingga akhirnya tiba juga di gerbang masuk Papandayan.

Tiket masuk saat liburan 30 ribu per orang dengan parkir 5.000. Dari gerbang masuk, sudah terlihat kaldera Papandayan dengan kepulan asap solfatar belerang yang menyengat.

Motor kami parkir di bawah dan perjalanan dilanjutkan jalan kaki dari bawah sampai ke kawah. Kalau kamu tidak kuat tracking ada juga ojek yang bisa disewa sampai kawah. Di titik awal pendakian terdapat papan arah menuju beberapa lokasi seperti di bawah ini.
Papan arah lokasi kawah Papandayan
Dengan bermodal sendal kondangan kami berjalan menyusuri batuan dan jalan setapak melewati kawah Papandayan. Di musim liburan kali ini banyak juga para pendaki yang camping di Tegal Alun. Hamparan solfatar dan tebing bekas erupsi runtuhan terlihat di sepanjang perjalanan. Sesekali kami beristirahat untuk menghela napas karena jarak menuju Hutan Mati di atas kawah cukup jauh juga.

Di pertengahan jalan kami istirahat dulu di gazebo untuk menghilangkan haus dan makan cokelat untuk tambahan energi. Jadi bagi pendaki pemula, saat naik gunung bawa cokelat ya buat asupan energi. Oke setelah 5 menit, perjalanan dilanjutkan lagi menuju pos percabangan arah Tegal Alun dan Hutan Mati. Disini ada beberapa warung makan untuk istirahat, ada yang jualan cilok, gorengan, pop mie dan lainnya.
Solfatara Papandayan
Di jalur percabangan ini ada petugas pengarah untuk menunjukkan jalan ke Padang Saladah dan Hutan Mati. Kami mengambil arah ke kiri menuju Hutan Mati dan wow,,,track makin menanjak, curam dan berbatu.

Kami bertiga berjalan setapak-demi setapak untuk menghemat energi dan akhirnya setelah 30 menit mendaki tibalah di Hutan Mati.

Pemandangan hutan mati Papandayan disini luar biasa seperti di film-film bertema sihir. Ribuan pohon hanya tersisa batang saja karena mati  terpapar oleh asap solfatara erupsi Papandayan.

Suhu udara di hutan mati Papandayan cukup menusuk, jadi pastikan bawa jaket tebal. Alur-alur sisa erosi juga masih membekas di sekitar hutan.
Hutan mati kawah Papandayan
Hutan mati yang eksotik
Kami habisakan waktu 30 menitan untuk menyusuri dan menikmati eksotisme hutan mati Papandayan. Sekitar pukul 2 kami turun kembali ke bawah dengan menyusuri jalur yang sama sekitar 1 jam perjalanan.

Meskipun belum sempat melihat padang edelweis di Tegal Alun, tapi menginjakan kaki di hutan mati sudah menjadi kebahagian. Gunung api adalah anugerah Tuhan bagi kehidupan terutama manusia yang wajib kita jaga dan tidak dikotori.
5 Wisata Hits Majalengka Lebaran 2019

5 Wisata Hits Majalengka Lebaran 2019

Halo teman-teman sekalian gimana nih lebaran sudah di depan mata dan semua nampaknya sudah kembali ke kampung halaman masing-masing untuk bersilaturrahim bersama sanak keluarga.

Bagi yang masih bingung untuk merencanakan liburan bersama keluarga, kali ini saya akan berikan informasi seputar lokasi wisata hits alias favorit di Majalengka.

Majalengka merupakan kota kecil yang berada di wilayah tengah Jawa Barat. Meskipun kota kecil namun kota ini menyimpan lokasi wisata alam yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Berikut ini 5 lokasi wisata hits di Majalengka untuk lebaran 2019.

1. Bukit Paralayang Gunung Panten
Lokasi wisata ini sudah tidak asing lagi bagi warga majalengka dan sekitarnya. Berlokasi di wilayah Munjul, bukit paralayang relatif mudah dijangkau dari pusat kota Majalengka. Dari arah kota melewati bundaran mujul kemudian belok kiri ke arah Sidamukti.

Jalanan relatif mulus namun sempit. Jika hari libur tiba biasanya akan penuh dan mobil akan diparkir di area bawah. Kalau saya lebih senang pakai motor. Tiket masuk 10.000 per orang.

Gunung Panten juga merupakan lokasi arena paralayang dan paragliding. Bagi kamu yang mau coba menantang adrenaline, silahkan saja untuk sewa paralayang beserta pemandunya. Di area Gunung Panten kita bisa melihat pemandangan kota Majalengka dan Gunung Ciremai jika cuaca cerah.

Ada juga wahana Paraland untuk wisata keluarga. Disini ada wahana permainan outbond, bukit pandang dan cottage untuk yang mau menginap. Saran saya jangan datang di siang hari karena akan panas sekali, lebih baik pagi dan sore hari. Map lokasi cek disini
Terasering Panyaweuyan Argapura
2. Lembah Panyaweuyan Argapura
Lembah Panyaweuyan berada di kecamatan Argapura dan merupakan sebuah lembah pertanian bawang cantik dengan terasering menakjubkan. Lembah terasering ini berada di kaki Ciremai.

Rute menuju Lembah Panyaweuyan dapat ditempuh melalui Majalengka kemudian ke Maja dan belok ke arah Curug Maja. Jalanan sangat sempit, menanjak dan curam namun relatif baik. Lebih enak menggunakan sepeda motor sih kalau ke sini. Map lokasi cek disini

3. Curug Sempong
Curug Sempong berlokasi di Sidamukti Munjul Majalengka. Rute untuk menuju curug ini sama dengan menuju Paralayang Gunung Panten. Sebelum belokan ke Bukit Panten ada belokan ke kiri untuk menuju lokasi. Jalanan cukup baik hingga parkiran.

Nanti anda harus turun ke lembah yang cukup curam selama kurang lebih 100 m. Curug Sempong memiliki dua kolam, yaitu kolam atas dan bawah. Bagi yang mau berenang harap berhati-hati karena kedalaman kolam curug mencapai 5 m. Map lokasi cek disini

4. Situ Cipanten
Situ Cipanten berlokasi di Desa Gunung Kuning Kecamatan Sindang, berjarak sekitar 16 km dari pusat kota Majalengka. Air di danau ini berasal dari 7 mata air yang berada di kaki Gunung Ciremai. Anda bisa menikmati sejuknya air dan pemandangan perbukitan yang hijau oleh pepohonan khas wilayah pegunungan. Cek lokasi disini.

5. Wisata Cipadung
Wisata Cipadung berlokasi di kecamatan Rajagaluh Majalengka. Di area wisata ini terdapat kolam mata air jernih di perbukitan yang dipercaya merupakan bekas petilasan Prabu Siliwangi.

Ada beberapa wahana bermain juga seperti flying fox dan sepeda air di bagian bawah. Anda bisa berenang bersama ikan-ikan di kolam air jernih. Cek lokasi disini.

Itulah 5 wisata hits Majalengka 2019 yang wajib anda kunjungi bersama keluarga di hari lebaran. Sebenarnya masih banyak lagi lokasi wisata alam yang sayang jika dilewatkan saat mengunjungi Majalengka. Pantau terus blog ini dan jangan lupa share.
Menikmati Terasering Panyaweuyan Dari Bukit Sayang Kaak Argapura

Menikmati Terasering Panyaweuyan Dari Bukit Sayang Kaak Argapura

Oke teman-teman kali ini saya akan sedikit menulis cerita perjalanan traveling ke Bukit Sayang Kaak di Argapura Majalengka.

Kemarin adalah libur long weekend panjang dari Selasa sampai Minggu, lumayan buat mudik kan. Saya bersama istri dan anak sudah pasti pulang balik ke rumah di Majalengka dengan sepeda motor tentunya.

Setelah pemilu usai pada tanggal 17 April, keesokannya kami merencanakan untuk mengunjungi salah satu lokasi wisata yaitu Bukit Sayang Kaak, yang katanya lagi hits.

Saya lalu searching lokasi di google map dan melihat-lihat review tempat. Setelah dicek dan melihat review lalu kami siap-siap untuk menuju TKP.

Menggunakan motor beat saya beserta isteri dan anak memulai perjalanan dari pusat kota Majalengka ke arah Maja. Jalanan hari itu tidak terlalu padat dan cuaca cerah. Kami berangkat pukul 8 pagi biar masih sepi dan tidak terlalu banyak pengunjung.

Perjalanan dari pusat kota menuju Maja ditempuh sektiar 25 menitan dan selepas itu kami belok kiri ke arah Curug Maja. Rute menuju Bukit Sayang Kaak adalah melewati Lembah Panyaweuyan.
Lembah Panyaweuyan
Bukit Sayang Kaak
Dari Maja jalanan mulai menanjak dengan pemandangan lahan pertanian sayuran di kiri kanan jalan. Jalanan cukup oke karena sudah hotmik namun agak sempit karena masuk pedesaan. Perjalanan kami mengikuti arah menuju Lembah Panyaweuyan.

Setelah naik turun jalan sempit maka kami pun sampai di Lembah Panyaweuyan. Dari sini ada papan arah yang menunjukkan lokasi Bukit Sayang Kaak. Kami pun langsung menuju arah atas menyusuri bukit dengan jalan sempit dan kondisi jelek.

Setelah 1 km kami sampai di perkampungan dan ternyata untuk menuju TKP harus menyusuri dulu jalan perkampungan guys.

Di kiri kanan rumah-rumah penduduk hingga akhirnya kami sampai di Bukit Mercury Sayang Kaak. Area wisata ini banyak digunakan untuk camping menikmati pemandangan lembah perbukitan Argapura. Tiket masuk 10.000 per orang ditambah parkir 3.000 saja.

Di bukit ini terdapat beberapa spot seperti untuk selfi, camping, ayunan dan gazebo. Cukup worthed untuk berakhir pekan. Kalau lapar dan haus ada beberapa warung warga yang menyediakan aneka makanan ringan dan minuman untuk menemami aktivitas.

Pohon-pohon pakis banyak ditemukan di bukit ini dan air jernih dari mata air Ciremai mengalir deras. Spot paling terkenal adalah selfie di cafe pohon dengan latar pemandangan Lembah Terasering yang luas dan indah.

Terasering Panyaweuyan tidak kalah menarik dari terasering subak di Bali. Jadi bagi yang belum pernah kesini harus coba untuk menikmati pemandangan lembah asri.
close